Rasa (18)

Kala itu, roda sepeda berputar tak kenal lelah
Sms masih jadi yang utama, mengajak bertemu

Sama siapa, sendiri?
Tidak, sama temanku.
Mana?
Itu, yang memutari taman.
Ajak lah ke sini.
Tak bisa, malu katanya.
Sayang sekali.
Aku juga sayang.
Eh kenapa?
Tidak jadi.

Inspired by: one sweet afternoon, i got ur acoustic video

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s