Sayup

Sayup kereta terdengar dari kejauhan.
Memberikan suara pada malam dingin di kota ini.
Musim belum juga berganti,
namun tanda-tandanya sudah dapat diamati.

Sayup pesawat terdengar dari atas sana.
Membuat khayal berkelana kesana-kemari.
Tidak untuk menemani dalam sunyi,
tidak pula untuk sedikit bernyanyi.

Sayup azan terdengar dari sisi barat.
Menyadarkan pagi datang memanggil.
Menghempaskan rasa dingin yang mengigil,
untuk segera membasuh tubuh dan menghadap sang ilahi.

Sayup riuh cengkrama terdengar.
Suara yang dikenal menjalarkan getar.
Suara yang dikenal kepunyaanmu, rupanya.
Sayup riuh mimpi semalam tadi, benar adanya.

_____

Riung Endah, Bandung, Agustus 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s