Minggu Pagi

000009
Though there is Sad in his (user)name, I wish for his heart to be happy.

Pertemuan gak sengaja di minggu pagi dua dua April waktu setempat.
Sempat terucap cerita tentang rollfilm yang udah lama mengendap dalam film chamber. Cerita lain tentang pertama kali mengeluarkan kamera tersebut dari lemari papa, tapi gak dilanjutkan. Saat itu 2013, orang-orang masih sibuk dengan kamera digital dan polaroid. Cuci scan waktu itu hanya satu di kotaku, tempat-tempat yang aku tahu dulu, udah gak lagi melayani hal semacam itu. Aku tertarik mengoperasikan kamera papa karena ingin menghidupkan ketidakberadaannya. Berbekal buku panduan pengguna dan informasi dari internet, aku memotret sesukaku.

000010

Lalu ia bertanya, “Kenapa berenti?” Setelah berpikir sebentar aku menjawab, “Kenapa ya, karena gak ada temen yang bisa sama-sama ngelakuinnya kayanya.” Waktu itu analog gak hype samsek, beda sama sekarang. Kayaknya cuma aku yang tertarik di sekitar, jadi aku takut sendiri.

000021

Ditarik sedikit ke belakang tentang gambar. Pernah aku cerita tentang alasan dulu mau punya kedai kopi. Karena suka vibe yang tercipta dari interior design-nya. Meskipun bervariasi, kedai kopi punya kecenderungan interior yang sama, menghasilkan vibe yang sama. Karena harum kopi yang menguar memenuhi ruang, entahlah. Dari situ pernah tertarik mau jadi interior designer. Pernah juga waktu kecil terpikir untuk jadi arsitek karena suka gambar-gambar bangunan. Tapi itu semua dipinggirkan karena satu hal: takut disuruh gambar. Aku cuma bisa gambar stickman.” kataku waktu dulu.

000025

Lalu ia bertanya, “Kenapa gak dilatih lagi?” Aku menjawab “Gapapa, ngerasa jelek aja.” Setelah itu ia menunjukkan dan membicarakan tweet Wahyu “Pinot” Ichwandardi yang juga pernah aku lihat di linimasa Twitter. Tweet tentang gak usah takut dibilang ABCD, gambar ya gambar aja. Kalau ngerasa jelek, latihan lagi sampai bagus.

000024

Obrolan tentang gambar itu muncul dari obrolan tentang peta imajiner, yang dibahas karena kami punya dunia ciptaan masing-masing. Aku dengan huruf-huruf United States of Acha yang sekarang berubah nama jadi Achalandia, per 3 Januari 2018. Ia dengan The Known World beserta segala huruf (yang masih coba aku pecahkan di waktu luang), sejarah, karakteristik masyarakat masing-masing negara, dan tempat-tempat pentingnya.

000014

Lalu aku bercerita sempat ingin buat kata-kata khusus, udah bikin kamus sendiri tapi kata yang terkumpul masih sedikit dan menyadari ‘kata-kata’ terlalu banyak, ingin bikin peta negara sendiri tapi Achalandia terlalu kecil dan gambarku terlalu jelek jadinya gak jadi. Takut gak bisa memuaskan khayalan sendiri. Lalu ia menunjukkan semuanya.

000013

Aku baru sadar, ia mengingatkanku pada hal-hal yang dulu aku suka, tapi terlalu takut untuk mengembangkannya karena ini dan itu. Mungkin aku terlalu mendengarkan apa kata orang lain. Mungkin aku terlalu terpaku pada pemenuhan harapan orang lain. Hingga secara sadar maupun gak sadar, menjadikan ketakutan sebagai alasan untuk berhenti. Berhenti melakukan hal-hal yang aku sukai, yang ternyata ia lakukan dengan sangat baik.

000012

Permainan hidup yang dikendalikan ketakutan. Lalu mencari alternatif dengan bermain aman, mencari hal lain yang bisa dan menyenangkan untuk dilakukan hingga ketakutan dan hal-hal yang menempelinya terkubur menjadi kenangan.

000008

Lalu seseorang datang, membangkitkan kembali ketakutan yang terkubur dalam bentuk baru, sebuah harapan. Harapan akan kemampuan untuk melakukan apa yang selama ini takut dilakukan. Seseorang mengubah sebuah takut menjadi sebuah harap.

000007

*Minggu pagi ingin beli ikan cupang sekaligus ngabisin rollfilm karena kata seorang teman, “Mending filmnya diabisin dulu, baru lensanya kamu bawa ke tempat yang bisa bersihin jamurnya.”
**Ini rollfilm ketiga yang di-develop sejak 2013, hasil foto dengan lensa berjamur ngasih efek yang unik
***”Selama gak merugikan berbagai pihak, lakuin aja apa yang mau dilakuin. Tapi selalu berkembang biar yang dilakuin gak cuma sekedar. Minimal, bisa ngebanggain diri sendiri.” – Acha, 2018
****Itu rambut cepet panjangnya, pake sampo kuda apa gimana?
*****Jadi, akan ada kejutan apa lagi?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s