You wonder — theindieshe

You wonder, Where your life will take you. You wonder what will be, What was no longer yours, What will be yours, Not known. You walk on paths new, As you traverse places new, Each day ,a new day, As plethora of challenges unfold. You live in the moment, Immersing in its depths, And as […]

via You wonder — theindieshe

Advertisements

it’s never been anyone’s stage. it’s mine, unless i mention names. you don’t have to worry, really. like you, i don’t like to bother.

Kaya dalam Beragam Perspektif

Setelah hype film Crazy Rich Asian, gue jadi kepikiran, “Mau kaya deh”.

Kaya finansial, kaya waktu, kaya sabar, kaya ilmu, kaya ide, kaya perhatian, kaya hati, kaya tenaga, kaya koneksi. Biar kalo ada yang butuh bisa ngasih gak pake mikir, bisa bikin seneng, bisa bantu nemuin jalan keluar dari masalah. Bukan biar ngerasa superior, tapi biar ngerasa gak useless ada di tengah society. Bisa ngasih impact yang kecil maupun gede, bisa ngubah dunia sesederhana dunianya orang sekitar.

Biar kayak gitu, berarti ya belajar terus biar ningkatin kualitas, kerja di perusahaan yang bisa bayar gede. Posisinya juga di bagian yang penting buat diri sendiri, organisasi, dan masyarakat. Kalo berani, bikin bisnis sendiri biar buka lapangan pekerjaan. Manajemen bisnisnya dipertajam biar semua keurus dan tetep fokus. Pola hidup dijaga, dari makan, olahraga, olahrasa, social life, tidur, disiplin, ibadah, self-loving, bikin prioritas, dan lain-lain.

Manajemen segalanya harus jago. Pertajam manajemen waktu, manajemen finansial, manajemen komunikasi (lah?), manajemen sikap. Gak bisa asal let it live, let it jive. Tetep ada perencanaan, paling engga ya garis besarnya. Bikin tujuan besar, lalu bikin tujuan-tujuan kecil yang bisa wujudin tujuan besar itu. Kalo gak tau tujuan besarnya apa, jalanin dengan tujuan-tujuan kecil.

Pernah nonton interview artis sama curhatan orang di medsos kalo dia jalanin aja hidupnya, gak pernah mimpi jadi terkenal, mimpi kuliah di luar negeri, jadi A, jadi B. Tapi untuk jadi sebesar dan setseterkenal sekarang, mereka punya tujuan gak sih? Kayak “Gue gak boleh ngecewain orang tua nih,” atau “Ngapain lagi ya biar bisa bikin orang lain pinter?” atau “Bangun pagi ah biar duduk di bangku paling depan.” Itu contoh-contoh tujuan kecil yang gue maksud. Sangat sederhana, tapi efeknya gede.

Mau jadi Sine qua non (/ˌsni kw ˈnɒnˌsɪni kwɑː ˈnn/;[1]Latin: [ˈsine kwaː ˈnoːn]) or condicio sine qua non (plural: condiciones sine quibus non) is an indispensable and essential action, condition, or ingredient. It was originally a Latin legal term for “[a condition] without which it could not be”, or “but for…” or “without which [there is] nothing”. “Sine qua noncausation” is the formal terminology for “but-for causation”.

Source: wikipedia.com