potret langit permen kapas

langit lembayung tertangkap kamera. agak disayangkan sudut pengambilannya hanya dari balik jendela, sehingga kemelut kabel tiang listrik tertangkap jua. namun jangan salah, tanpanya, tidak ada kehidupan untuk kumpulan manusia di sekitarnya.

minggu, 30 desember 2018 // 18:30
Advertisements

Start Somewhere Else

I think it’s good to start a new life somewhere else. Start with a small circle, fewer responsibilities, leaving this all behind and never look back. Well, visit once per two years might be good.

Start at somewhere no one knows our story, keeps us mysterious, clean and clear, looks simple, no small talk, just a regular one intended to know “the new neighbor”. Perhaps create a new hobby would be refreshing. New life, new society, new activity, or new identity would be better.

It’s warm Sunday afternoon, beautifully spent with family, comfort food, and good books but I still want to move.

//16:15

Sore yang Cantik

“Mengapa Sore selalu cantik?”

IMG_20181228_173704_672

Cantik itu subjektif. Tidak semua suka sore, waktu tanggung antara Siang dan Malam. Kadang, orang lebih suka Siang yang terang benderang, lainnya memilih malam yang gelap gulita dengan alasan beragam.

Bahkan Sore yang kamu anggap cantik dengan kemilau sinar oranye, pada waktu tertentu terlihat kelabu. Pernah suatu waktu ia terlihat gelap dan sedikit basah. Pada bulan tertentu, tidak tanggung-tanggung banjir terjadi akibat hujan besar di sore hari.

Sore tidak selalu cantik, tapi kamu yang membuatnya menarik. Lewat cerita, harap, kenangan yang disusun melalui perspektifmu. Segala sesuatu hidup dalam perspektif orang lain dan kamu hanya bisa menunjukkan ingin seperti apa dilihat, bukan mengatur bagaimana orang melihat.

Seseorang Sepertiku

 – Zhafir & Ivanasha

Seseorang berkata ingin menemukan dirinya versi yang lain, mungkin agar lebih mudah dimengerti dan memahami. Menurutku kalau ingin berhasil, kalau sifat dan kecenderungannya sama, minimal sikapnya beda. Kalau sama semua malah tumpang tindih. Maka banyak pula mereka yang memiliki sifat 180° namun tetap bersama.

Hal fundamental seperti prinsip, visi, dan misi butuh untuk sama agar tercipta titik temu. Keberadaan perbedaan itu mutlak, agar dapat saling mengisi bagian yang kosong, menjadikannya lengkap. Itulah yang menjadikannya indah, sebuah seni menemukan yang tak pernah terpikirkan.